Latar Belakang

Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Kejuruan (P2KPTK2)

Integrasi ASEAN pada tahun 2015 merupakan salah satu cara untuk menghadapi globalisasi ekonomi dunia, dimana setiap Negara akan menjadi pesaing dengan Negara lainnya dalam hal peningkatan ekonomi yang tanpa batas, serta memperebutkan pasar demi menjaga kepentingan secara nasional.

Dalam hal ini pemerintah harus mempersiapkan dengan matang sumber daya manusia yang ada agar masyarakat yang ada di suatu Negara menjadi pelaku utama bukan sekedar penonton, terutama di negaranya sendiri. Indonesia sebagai salah satu Negara yang ikut serta dalam organisasi dunia melalui pemerintahannya khusus dibidang pendidikan dituntut untuk mampu menghasilkan tenaga kerja yang handal dan profesional yang mampu memenuhi kebutuhan dunia industri, baik itu untuk kebutuhan domestik, maupun internasional. Maka tenaga kerja perlu membuktikan bahwa dirinya memiliki kompetensi yang mengacu kepada standar kompetensi yang diakui secara internasional.

Sesuai dengan Pembukaan Undang-Undang Negara Republik Indonesia Tahun 1945 pada butir keempat, Pemerintah wajib berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan yang berkualitas demi tercapainya kesejahteraan dan kemakmuran. Untuk dapat mewujudkan amanat UUD ’45 tersebut, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Pendidikan telah membentuk Badan Pelatihan Kejuruan yang dahulu disebut dengan Balai Pusat Pelatihan Kejuruan ( BPPK ) di tiap wilayah, yang bertujuan membantu memfasilitasi kebutuhan praktik dan Pelatihan sekolah-sekolah Kejuruan (SMK) di DKI Jakarta. Seiring dengan berjalannya waktu dan perkembangan jaman, Balai Pusat Pelatihan Kejuruan (BPPK) mengalami perubahan terutama setelah ditetapkannya Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 55 Tahun 2010 Tentang Pembentukan Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pelatihan Pendidikan Kejuruan dinas pendidikan menjadi Unit Pelaksana Teknis Pusat Pelatihan Pendidikan Kejuruan, Puslatdikjur, dan berubah kembali menjadi P2KGK Jakarta Selatan, dan terakhir sesuai Peraturan Gubernur Nomor 369 Tahun 2016 tentang pembentukan, Organisasi dan Tata Kerja Pusat Pengembangan Kompetensi Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Kejuruan ( UPT.P2KPTK2 ) Jakarta Selatan yang mempunyai tugas pokok dan fungsi melaksanakan pelatihan bagi peserta didik dan guru, Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Kepala Tata Usaha, Pengawas serta peserta didik dan guru kejuruan.